aldylo

Just another WordPress.com site

BAB 3

BAB III

PROSEDUR PENELITIAN

 

3.1 Metode Penelitian

            Dalam laporan penelitian Tugas Akhir ini penulis menggunakan tiga jenis metode penelitian diantaranya adalah:

  • Survey kursi 

Dilakukan dengan melakukan lokasi didua sekolah dasar yaitu sekolah dasar negeri dan sekolah dasar swasta, dimana dari sekolah tersebut terdapat bentuk-bentuk perbedaan desain kursi diantara dua sekolah tersebut, yang dimana yang nantinya terbentuk sebuah konsep kursi dan desain yang akan diangkat, hingga nanti bisa diterapkan pada dua sekolah dasar tersebut.

  • Survey Lapangan

Dilakukan studi langsung pada lokasi didua sekolah dasar negri dan sekolah dasar swasta, yang berada di kota depok timur, jawabarat, dengan mempelajari karakteristik dan bentuk kursi pada dua sekolah tersebut.

  • Observasi

Dilakukan dengan mengamati suasana, situasi dalam kelas, karakter desain kursi, dimulai dari karakteristik anak dalam kelas, dan posisi kursi dalam kelas tersebut.

3.2 Populasi dan Sampel

Populasi

        Merupakan jumlah keseluruhan obyek/ subyek yang diteliti (Prof.Sugiyono), dalam penelitian ini berasal dari:

  • 2 bentuk Desain kursi sekolah dasar di Depok.
  • Search Engine, melalui situs Google,wordpress, Wikipedia, Blog dalam mencari data tertulis maupun gambar-gambar pendukung.
  • rasio anak perkelas berdasarkan dua sekolah dasar tersebut

Gambar. 3.1 Tabel Siswa SDN.BAKTIJAYA III
(Sumber : http://depok.dapodik.org/sekolah.php?data=siswa&npsn=20228625)

Gambar. 3.2  Tabel Siswa SDI AL-FAUZIEN
( Sumber : http://depok.dapodik.org/sekolah.php?data=siswa&npsn=20228742 )

3.3 Instrumen Penelitian

Instrumen Penelitian didapatkan melalui variabel-variabel yang sudah ditentukan dan diteliti yaitu berdasarkan variabel moderator dan intervening, dimana kedua variabel tersebut secara langsung dan tidak langsung mempengaruhi variabel dependen. Berikut instrumen-instrumen penelitian tersebut:

  • Karakter Desain kursi

Dalam metode desain penulis mengangkat karakter desain kursi yang ergonomis dimana menyelaraskan anthropometri anak dan sesuai dengan karakteristik anak yaitu polos, riang, aktif, krestif, dan jujur, guna mendukung proses belajar anak dalam kelas.

Gambar 3.3  Karakter Desain kursi

(Sumber: Data pribadi SDI Al-FAUZIEN)

  • Zoning area kelas

      Merupakan tempat dimana untuk menyelaraskan produk tersebut dengan rasio anak perkelas, guna untuk menyeimbangkan dalam psikologis ruang dengan karakteristik anak.

Gambar 3.4  suasana kelas

(Sumber: Data pribadi SDI Al-FAUZIEN dan google)

  • Analisa Zoning Area
  • Zoning tipe 1

Zoning tipe 1 ruang sirkulasi ada di tengah, dan center of point nya pada papan.Dalam tipe zoning 1 ini terdapat jarak pribadi, jarak sosial dan jarak publik. Keuntungan lain dari tipe zoning ini adalah guru lebih mudah mengawasi tiap anak.

  • Zoning tipe 2

Zoning tipe2 ruang sirkulasi berada dipinggir, sehingga guru agak sulit untuk mengawasi murid yang duduk jauh dari derah sirkulasi. Jarak yang terdapat dalam tipe zoning ini adalah jarak pribadi, jarak sosial dan jarak publik. Selain itu masuk dan keluarnya murid dari bangku agak sulit.

  • Zoning tipe 3

Zoning tipe 3 adalah pembagian zoning yang tidak jelas lagi ruang sirkulasi nya. jarak yang terdapat dalam tipe zoning ini adalah jarak pribadi, jarak sosial dan jarak publik. Pemusatan konsentrasi pada anak sulit dilakukan, karena arah center of point tidak jelas. Pola ini juga menyulitkan anak untuk masuk dan keluar dari bangkunya.

Kesimpulan yang diambil berdasarkan zoning adalah karena zoning tipe 1 dianggap paling efektif dibanding tipe-tipe zoning yang lain

3.4 Teknik Pengumpulan Data      

  • Observasi produk pada saat digunakan

Mengamati user (pelanggan) menggunakan produk atau melakukan pekerjaan yang sesuai dengan tujuan produk tersebut diciptakan, hingga dapat memberikan informasi yang penting mengenai kebutuhan user (pelanggan).

  • Pencarian data

Dilakukan sebagai penambah data yang terkait melalui internet Search Engine, melalui situs Google, wordpress, Wikipedia, Blog dalam mencari data tertulis maupun gambar-gambar pendukung.

  • Dokumentasi foto

Pada teknik ini, peneliti dimungkinkan memperoleh informasi dari bermacam-macam sumber tertulis atau dokumen yang ada pada user atau tempat, dimana berupa aktivitas user , dalam bentu foto, untuk mendukung proses penelitian.

Berikut adalah aktivitas user dari sekolah SDI Al-Fauzien

Gambar 3.5  Aktivitas User

(Sumber: Data pribadi SDI Al-FAUZIEN )

  • Kuisioner

Dilakukan sebagai penambah data yang terkait melalui pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh penulis kepada user dan disimpulkan hasil jawaban terbanyak oleh penulis . Dan adapun pertanyaan – pertanyaan yang diajukan oleh penulis ialah :

  1. Warna-warna kursi  yang bagaimana, yang membuat kamu nyaman untuk mendukung aktivitas belajar……………………………………………………………

A. Merah                                            C. Hijau

B. Putih                                              D. Biru

  1. Bentuk kursi seperti apa yang bisa membuat kamu nyaman dalam berinteraksi dikelas……………………………………………………………………….
    1. Persegi panjang                              C. Setengah lingkaran
  1. Persegi empat                                 D. Trapesium
  1. Pola kursi Yang bagaimana,  yang membuat kamu nyaman untuk mendukung  aktivitas belajar…………………………………………………………………………….
    1. 1 kursi untuk 1 anak                         C. 1 kursi untuk 3 anak
  1. 1 kursi untuk 2 anak                         D. 2 kursi untuk 2 anak
  1. Apakah bangku sekolah yang kamu gunakan sehari-hari dalam aktivitas belajar dikelas itu sudah berfungsi dengan baik? Jelaskan menurut pendapat kamu masing-masing?
  1. Bangku sekolah seperti apa yang kamu inginkan, misalkan, apakah bangku tersebut ada foto-foto kamu terpajang yang menandakan kalau itu bangku kepunyaan kamu? Jelaskan menurut pendapat kalian masing-masing?
  1. Disaat kamu dalam menggunakan bangku sekolahan, apakah kamu mengalami kendala dalam aktivitas belajar ? seperti kurang nyaman, pegal-pegal atau yang lainnya, jelaskan menurut kamu masing-masing ?
  1. Jelaskan menurut kamu apakah arti bangku sekolah itu ?
  1. Apakah bangku sekolah ditempat kamu mudah disusun rapihkan,  saat kamu dan teman-teman kamu dapat jadwal piket untuk membersihkan kelas? Jelaskan?
  1. Apakah kamu menyukai apabila bangku dan meja itu jadi satu dalam bentuknya untuk mendukung aktifitas belajar kamu, bila kamu menyukainya jelaskan, dan bila kamu tidak menyukainya jelaskan?

sebagai contoh gambar bangku seperti ini?

  1. Bentuk  bangku seperti apa yang kamu sukai dalam aktifitas belajar kamu didalam kelas? Seperti gambar dibawah ini…………………………………………

Terimakasih atas jawaban dan kerja samanya semoga kalian-kalian selalu dalam lindungan Tuhan yang maha esa dan selalu dalam kebaikan, serta apa yang kalian-kalian cita-citakan tercapai.

 

Menurut data kesimpulan dari data kusioner tersebut adalah mengarahkan produk tersebut untuk mendukung aktivitas user dalam proses belajar dikelas dan mudah dirapihkan serta mempunyai nilai lebih dari kursi tersebut, untuk kesimpulan dari pertanyaan 4,5,6,7,8,9, dimana kesimpulan jawaban untuk nomor 1,2,3,10 adalah untuk proses pemilihan warna yang sesuai dengan user adalah Merah, proses pemilihan bentuk yang sesuai dengan user adalah setengah lingkaran, proses pola kursi yang sesuai dengan user adalah 1 kursi untuk 1 orang anak, dan kesimpulan jawaban dari nomor 10 dimana bentuk kursi yang sesuai dengan user untuk mendukung aktivitas belajar adalah kesimpulannya yaitu “D”.

3.5 Teknik analisis data

3.5.1 Analisa User

Gambar 3.6  User Image

(sumber : Data Pribadi)

Origin                  : student

Sex                      : Unisex

Age                      : 5-12 th

Character            : Unique, Individual, Modern, Free, Energetic, Perfectionist,  Progressive, Independent, Open Mind, Funny, creative, active

Economic           : Medium – High

Cultural               : Urban

Social                  :  Find  to friend

3.5.2 Analisa Lingkungan

            Berada di daerah kotamadya depok, Kota Depok, adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kota ini terletak tepat di selatan Jakarta, yakni antara Jakarta-Bogor. Kata Depok sendiri berasal dari kata dalam bahasa Sunda yang berarti pertapaan atau tempat bertapa. Namun, ada juga yang mengatakan bahwa kata Depok merupakan sebuah akronim dari De Eerste Protestants Onderdaan Kerk yang artinya adalah Gereja Kristen Rakyat Pertama. Depok dahulu adalah kota kecamatan dalam wilayah Kabupaten Bogor  yang kemudian mendapat status kota administratif pada tahun 1982. Sejak 20 April 1999, Depok ditetapkan menjadi kotamadya (sekarang: kota) yang terpisah dari Kabupaten Bogor. Kota Depok terdiri atas 11 kecamatan, yang dibagi menjadi 63 kelurahan. Depok merupakan kota penyangga Jakarta. Ketika menjadi kota administratif pada tahun 1982, penduduknya hanya 240.000 jiwa, dan ketika menjadi kotamadya pada tahun 1999 penduduknya 1,2 juta jiwa.

        Dimana lokasi yang dituju untuk observasi ini adalah bertempatkan didua lokasi yang pertama adalah Jl.Rasamala Raya 3, 16418 Depok yaitu tempat lokasi SDN.BAKTIJAYA III, dan lokasi yang kedua adalah Jl. Margonda Raya No.45, Depok, yaitu tempat lokasi Sekolah Dasar Islam Al-Fauzien berada. Dan untuk lebih spesifikasi lagi dibawah ini terdapat gambar peta yang menunjukan denah lokasinya.

Gambar 3.6   Peta lokasi SDN.BAKTIJAYA 3

(Sumber: Google Map)

Gambar 3.7  Peta lokasi SDI AL-FAUZIEN

(Sumber: Google Map)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: